LPB PP Muhammadiyah Harap Peran PTM Bisa Maksimal Dalam Penanggulangan Bencana

ket42Yogyakarta – Keterlibatan PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) dalam masalah bencana saat ini belum terstruktur. Kerjasama yang ada saat ini hanya berupa kerjasama spontanitas jika bencana sedang terjadi. Harapannya LPB dan PTM memiliki kerjasama yang tertata dengan baik, mulai dari mitigasi, tanggap bencana sampai rehabilitasi. Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah (LPB) Budi Setiawan dalam Workshop Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan di Ruang Sidang Gedung AR Fachruddin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu kemarin (8/2).

Acara yang dihadiri perwakilan dari dua belas Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) ini akan membahas tentang keterkaitan perguruan tinggi dan lembaga penanggulangan dalam masalah kebencanaan.

Semantara itu rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Bambang Cipto, menyambut dengan tangan terbuka i’tikad baik LPB untuk menggandeng Majelis Pendidikan Tinggi, yang berarti bahwa PTM harus ikut serta dalam kerjasama tersebut. “PTM, dalam hal ini UMY selalu siap untuk mengembangkan dan membantu segala hal yang diupayakan oleh LPB,” jelas Bambang.

Doktor MIPA UGM yang juga Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah, Dr. Chairil Anwar juga menyampaikan bahwa di setiap PTM di Indonesia, semuanya memiliki risiko bencana di daerahnya. Peran Muhammadiyah melalui PTM nya sangatlah dibutuhkan. Namun, proses ini yang masih dikaji oleh beberapa PTM. “Hampir semua wilayah bencana dekat dengan PTM, oleh karena itu sudah semestinya masalah kebencanaan juga menjadi sesuatu yang dikaji oleh PTM,” ujarnya. (dzar/mona/muhammadiyah.or.id)