Erupsi Gunung Kelud, LPB PP Muhammadiyah Siagakan Ratusan Relawan Muhammadiyah

BgcPgF6CIAIQPVF jpg largeYogyakarta – Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) PP Muhammadiyah malam ini (14/2) berangkat menuju Kediri, Jawa Timur. Seperti yang dikabarkan bahwa Gunung Kelud di Kediri Erupsi kemarin malam Kamis (13/2) pukul 22.50 WIB. Erupsi terjadi satu jam setelah status aktivitas gunung itu dinaikkan menjadi awas. Ketua LPB PP Muhammadiyah, Budi Setiawan ST ditemani anggota MDMC Pusat yakni Al Afik (bagian Tanggap Darurat), Priyo dan Tira bagian relawan Muhammadiyah berangkat menuju Blitar dan Kediri, Jawa Timur untuk memantau dan meninjau lokasi pengungsian MDMC serta berkordinasi dengan tim MDMC setempat.

Warga yang terdampak letusan Gunung Kelud, Kamis (13/02) telah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Hujan abu akibat dampak letusan Gunung Kelud telah menerpa hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Yogyakarta, yang berjarak lebih dari 200km dari gunung Kelud.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB, menyebutkan hujan abu menyebar di beberapa wilayah, seperti Kediri, Malang, Blitar, Surabaya, Ponorogo, hingga Pacitan, Solo, Yogya, Boyolali, Magelang, Purworejo, serta Temanggung.

Menurut Budi Setiawan, tim relawan Muhammadiyah sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, dibantu dari RS Muhammadiyah di Jawa Timur. “Relawan Muhammadiyah di Jawa Tengah dan DIY kami juga sudah persiapkan, apabila dibutuhkan kami akan kirim ke titik-titik pengungsian Erupsi Kelud ini. Sedangkan tim relawan di titik erupsi Gunung Kelud sudah kami persiapkan jauh-jauh hari seperti di Blitar dan Kediri,” ujarnya saat sebelum berangkat ke Kediri malam ini.

Sedangkan, Sekretaris LPB PP Muhammadiyah, Arif Nur Kholis yang saat ini di Lokasi erupsi gunung Kelud menyatakan bahwa Jaringan Muhammadiyah di Blitar maupun di Kediri sudah disiagakan. “Saat ini RSU Aminah di Jalan Veteran 39 Blitar dan kantor PDM Blitar yang baru akan menjadi posko MDMC atau LPB Muhammadiyah, ” ujarnya. (dzar/muhammadiyah.or.id)