Mubarak Resmi Gantikan Rektor Umri yang Lama M Diah Z

16PEKANBARU, RiauAktual.com – Ketua Umum pimpinan pusat Muhammadiyah Prof Dr H M Syamsuddin MA, mengatakan, supaya Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) harus bekerja keras untuk mengembangkan Universitas kedepepan. Karena mahasiswa Universitas Muhammadiyah bagian timur Indonesia yang minoritas Islam lebih ramai dari bagian barat. “Di Indonesia ada sekitar 172 Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang berstatus universitas, Sekolah Tinggi dan Akademi. Namun yang mendapat akreditasi A hanya dua yaitu Palangkaraya dan Jokjakarta. Sementara Akreditasi B di Sumatera yaitu di Palembang,” ungkap Din saat pelantikan Rektor baru Umri Dr H Mubarak MSi, Rabu (5/2/2014).

Din berharap kepemimpinan harus memiliki dua sifat atau kriteria diluar sifat umum kepemimpinan. Seperti pemimpin tersebut harus gila ide-ide cemerlang dan nekad berbuat guna mengembangkan kampus dengan meningkatkan jumlah mahasiswa.

“Motto semangat Muhammadiyah adalah semangat untuk bersaing demi kemajuan bersama. Sehingga bisa mengembangkan universitas seperti di bagian timur dengan mahasiswanya berjumlah 4000-8000 orang,” sebut Din.

Rektor Umri baru dilantik Mubarak menggantikan Rektor lama Prof Dr Mohammad Diah Z MEd mengaku, Umri sekarang sudah maju. Namun tinggal ditingkatkan supaya bisa setara dengan perguruan tinggi lainnya di Riau.

Program Mubarak kedepan adalah meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik. “Tahun ini, ada 8 orang dosen yang dikuliahkan lagi mengambik S2 dan S3, supaya dapat menghasilkan lulusan bermutu di Umri,” terangnya.

Kemudian, terhadap persaingan dengan Perguruan Tinggi lain ditepis Mubarak. Tetapi akan dijadikan mitra untuk berbagi pengalaman dan pola mendidik mahasiswa supaya Umri bisa diminati masyarakat Riau. Kerjasama ini juga akan ditingkatkan dengan pemerintah daerah.

“Kalau kami ingin sejajar dengan perguruan tinggi yang ada maka kami akan melakukan percepatan dunia pendidikan. Salah satunya peningkatan SDM tenaga pendidik, meningkatkan pelayanan terhadap mahasiswa dan lain lain,” kata Mubarak. (ade)