Lampu Penerangan Jalan Kini Berteknologi Maju

lampLampu penerangan jalan mulai mencari bentuk terbaiknya. Hal ini ditandai dengan adanya lampu jalan berbasis LED yang diklaim mempunyai umur pakai yang lebih panjang dari lampu lain serta menawarkan berbagai warna sesuai dengan kebutuhan. Perkembangan itu diikuti dengan penambahan panel surya dan baterai yang keduanya merupakan syarat mutlak bagi sebuah lampu penerangan jalan untuk tidak tergantung lagi pada jaringan listrik yang ada atau off-grid dan atau berada di lokasi yang terpencil.

Lampu penerangan jalan bertenaga surya yang ada saat ini masih secara konvensional menempatkan sebuah panel surya pada bagian atas tiang penyangganya. Desain lampu jalan tenaga surya konvensional ini mengurangi nilai estetika.

Sebuah solusi ditawarkan oleh beberapa perusahaan, dua di antaranya adalah Kaal Masten BV dan Inovus Solar. Kaal Masten BV yang salah satu fokus bisnisnya adalah tiang lampu penerangan jalan, menawarkan Spirit Solar Powered Lighting Column. Tiang lampu jalan yang dibuat perusahaan ini memanfaatkan panel-panel surya untuk menutupi seluruh permukaan vertikalnya. Hal ini semakin meningkatkan kapasitas energi surya yang bisa dibangkitkan sekaligus menambah nilai estetika. 

Tetapi sebenarnya apa yang ditawarkan oleh Kaal Masten BV sudah sejak lama dibuat oleh Innovus Solar. Perusahaan yang berbasis di Idaho, Amerika Serikat ini telah membuat tiang lampu penerangan jalan yang seluruh permukaan vertikalnya dilapisi dengan panel surya dengan teknologi thin film. Bahkan dengan sedikit sentuhan, tiang lampu penerangan jalan konvensional yang ada saat ini juga bisa dilapisi dengan teknologi sel surya tersebut. Hasilnya bisa ditebak, peningkatan kapasitas energi listrik yang bisa disimpan dan penambahan nilai estetika.

Tak dapat dipungkiri, lampu penerangan jalan kini sedang menuju masa depan yang bisa dipastikan akan mengusung teknologi yang sustainable, smart dan tidak lagi tergantung pada jaringan listrik yang ada. (planethijau.com/ ristek.go.id)