PW Muhammadiyah dan PW Aisyiyah Sumut Hadiri Milad di Labuhan Batu

milad di lab batuRantauprapat – Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. Asmuni, Ketua PW Aisyiyah Sumut Hj. Elynita dan Bupati Pemkab Labuhanbatu H Tigor Panusunan Siregar menghadiri Milad Muhammaddiyah ke-104 H/101 M yang digelar di halaman Masjid Baiturrahman Jalan Ahmad Dahlan, Rantauprapat, Minggu. Hadir ratusan warga Muhammadiyah daerah itu.
Ketua PWM Sumut.

Prof. Dr. Asmuni dalam sambutannya mengajak warga Muhammadiyah selalu bersungguh-sungguh. Kemajuan yang diperoleh sesungguhynya ditentukan oleh sikap kita sendiri. “Jadikan keyakinan yang terbatas menjadi satu kekuatan dalam mencapai cita-cita”. Prof. Asmuni mengingatkan bahwa kesungguhan itu adalah semangat jihad. Allah sudah mengingatkan, bahwa siapa saja mereka yang bersungguh-sungguh Allah pasti akan membantu.

 

Sementara itu, Ketua PW Aisyiyah Hj. Elynita dihadapan warga Aisyiyah yang meramaikan Milad Muhammnadiyah ke 104/101 di Labuhan Batu itu mengingatkan, tiga hal penting, yakni untuk mewaspadai agar tidak memakan harta orang miskin, harta anak yatim dan harta warisan.

Untuk membangun spirit Aisyyah, Hj Elynita mengingatkan agar semua anggota Aisyiyah tidak malas dan bakhil. Elynita menyampaikan doa Rasulullah yang diajarkan kepada sahabatnya, “Ya Allah Aku Berlindung kepadaMU dari sifat lemah, malas, dari tua yang menjadi pikun, bakhil dari pengecut dan azab kubur”.

Elynita juga menjelaskan bagaimana seorang Sahabat, Umar, yang setiap terjadi pergantian tahun selalu mengoreksi/mengevaluasi kesalahan yang dilakukannya. Hal-hal ini lah yang diharapkan dapat dilakukan oleh warga persyarikatan, harap Elynita.

Menyangkut dengan perkembangan organisasi, Elynita meminta agar semua majelis dan lembaga dalam struktur Pimpinan Daerah Aisyiyah dapat melaksanakan semua keputusan yang sudah ditanfidzkan mengingat periode ini sudah akan berakhir.

Belajar Mengaji

Bupati Labuhan Batu H. Tigor Panusunan Siregar dalam sambutannya Tigor menyarankan kepada anak-anak warga Muhammadiyah untuk ikut belajar mengaji sejalan dengan program pemerintah Labuhanbatu Mengaji sejak 2013 di 120 mesjid yang tersebar di sembilan kecamatan.

Selain itu katanya, tahun 2014 mendatang akan kembali ditambah 100 masjid untuk tempat anak-anak belajar mengaji. Menurutnya, masa depan anak-anak jauh lebih sulit bila hanya punya ilmu dunia. “Maka harus dibarengi dengan ilmu akhirat, semoga kerjasamanya dalam membangun dan membina anak-anak bangsa semakin baik,” kata Tigor.

Sementara Ketua PD Muhammadiyah Labuhanbatu H Yursalim Nasution menyebutkan, sebagai organisasi sosial keagamaan yang mengemban misi dakwah amar makruf nahi munkar, Muhammadiyah senantiasa bersikap arif dan konstruktif dalam usaha-usaha pembangunan dan reformasi nasional sesuai dengan garis perjuangannya.

Selain itu terangnya, organisasi tersebut tidak berafiliasi dan tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan kekuatan-kekuatan politik atau organisasi manapun. “Muhammadiyah senantiasa mengembangkan sikap positif dalam memandang perjuangan politik dan menjalankan fungsi kritik sesuai dengan prinsif amar makruf nahi munkar,” tegas Yursalim. |SHD/MPI-SU|muhammadiya.or.id