Roni Tabroni Kader Muhammadiyah Raih Penghargaan Mendikbud 2013

kang roni249

Jakarta – Pendiri Kampung Belajar yang juga kader Muhammadiyah, Roni Tabroni meraih Anugerah Peduli Pendidikan (APP) Tahun 2013 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kampung Belajar merupakan program pemberdayaan masyarakat pedesaan yang bergerak di bidang pendidikan non formal dan informal.

Roni meraih APP 2013 untuk kategori individu yang dinilai berjasa mengembangkan dunia pendidikan yang ada di pedesaan. Anugerah Peduli Pendidikan diserahkan langsung Menteri Pendidikan Nasional, M Nuh di Jakarta, Jumat (29/11) malam.

Wakil Sekretaris Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah ini merasa bersyukur atas penghargaan yang didapatnya. ”Alhamdulillah, penghargaan ini akan terus memacu semangat kami untuk terus melakukan pendidikan alternatif,” ujarnya.

Saat ini, Kampung Belajar yang dikelola secara swadaya telah berdiri di beberapa lokasi di Jawa Barat. Kampung Belajar, kata Roni, telah menjadi ‘obor peradaban’ bagi anak-anak di Kampung Bungur, Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat. Sebelum vakum Kampung Belajar juga pernah berdiri di Kuningan dan Tasikmalaya. Untuk jangka panjang, Kampung Belajar diharapkan dapat mengubah budaya masyarakat, khususnya cara pandang masyarakat terhadap pendidikan. “Ke depan masyarakat di pedesaan akan menganggap penting pendidikan, sehingga anak-anaknya dapat masuk sekolah sampai tingkat tinggi,” harapnya.

Selain itu, Kehadiran Kampung Belajar juga telah melejitkan semangat belajar anak-anak tak mampu di pedesaan. “Dengan basis Perpustakaan sebagai pusat belajar, Kampung Belajar memberikan fasilitas untuk belajar tentang apa saja kepada masyarakat di pedesaan, baik yang sedang sekolah maupun yang putus sekolah,” tutur dosen Universitas Sangga Buana YPKP Bandung itu. .

Kampung Belajar merupakan program TEPAS Institute, sebuah lembaga independen yang didirikan sejak tahun 2000. Sebelumnya, Roni juga pernah menjadi finalis Liputan 6 Award yang dihelat SCTV, mendapat penghargaan Gubernur Jawa Barat atas pendirian Perpustakaan di pedesaan, juga Jurusan Manajemen Komunikasi Unpad untuk program kampanye membaca masyarakat. (Mas/muhammadiyah.or.id)