Hatta Rajasa Beri Kuliah Umum di UMRI

hata-rajasaPEKANBARU,SeRiau.com – Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia. Jum’at (22/11) pagi memberikan kuliah umum di Universitas Muhamadiyah Riua (UMRI). Ketua Umum PAN ini hadir memberikan pencerahan kepada mahasiswa dan dosen UMRI.

Hatta Rajasa saat menyampaikan materi dihadapan ratusan mahasiswa UMRI mengatakan kuliah umum ini hendaknya dapat memberikan inspirasi pada mahasiswa agar mampu menatap masa depan. Bagi mahasiswa, selain harus memiliki nilai akademik yang baik, ada yang jauh lebih penting lagi yaitu memiliki kemampuan yang baik (soff skill).

 

Generasi muda perlu dibangunkan dan bangkit untuk maju, melalui perekonomian. Membangun mereka menjadi tugas utama bangsa ini, supaya tumbuh dan mandiri. Agar dapat tumbuh dengan baik maka generasi, tidak terkecuali bagi mahasiswa harus miliki sifat mandiri.

” Sikap mandiri harus dimiliki, dengan itu maka akan mampu untuk mengetahui tantangan, serta mampu mendisain arah dan tujuan hidup,” kata Hatta dihadapatn ratusan mahasiswa UMRI, Jumat (22/11) di Aula UMRI

Hatta Rajasa juga mengajak mahasiswa memmahami apa yg terjadi saat ini. Fenomena yang harus di pahami, dan mahasiswa harus jadi pemain atau aktor nantinya. yaitu berkenaan dengan integrasi ekonomi secara global.Indonesia akan menjadi pasar tunggal nantinya, sekligus produksi.

Keadaan ini apakah akan menjadi basis produksi atau market. Dari itu, persaingan kedepan ditentukan seberapa jauh mampu mengembangkan inovasi.Dengan kemamdirianlah, baru mampu untuk menjawab tantangan, dan kemampuan meningkatkan daya saing. Kemandirian harus dimiliki ini juga kemampuan menentukan hitam putih bangsa ini, tegaskan Si rambut perak ini.

Sementara itu Rektor UMRI, Prof. Dr. M.Diah, M.Ed merasa sangat gembira dengan kehadiran menko perekonomian Hatta Rajasa memberikan kuliah umum di UMRI. Hal itu diutarakannya ketika memberikan arahan terhadap mahasiswa sebelum materi kuliah umum di paparkan.

” Semenjak dirinya menjadi Rektor di UMRI baru kali ini didatangi seorang menteri, bahkan menteri koordinator lagi di bidang ekonomi. Ini sangat luar biasa, dan menjadi kebanggaan tersendiri,” kata M Diah.

Pada kesempatan itu, M. Diah juga tidak lupa menyampaikan kondisi perkembangan UMRI dari tahun ketahun. Bahkan baru di usianya ke lima sudah mendapatkan pujian dari Kopertis wilayah X.Namun ada tugas berat yang akan di pikul, UMRI harus miliki akreditasi.

Sebab, jika sampai Agustus 2014 belum mendapatkan akreditasi, berdasarkan keputusan Direktorad Jenderal Pendidikan Tinggi, maka untiversitas tersebut tidak di benarkan lagi menerima mahasiswa serta tidak dibenarkan menandatangani ijazah. Semua Perguruan tinggi berlaku, harus ada akreditasi institusi. (asa)