Mahasiswa Kedokteran UNS Kembangkan Miracle

YvOgXGcsYqTiga mahasiswa semester akhir Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil mengembangkan Miracle atau Mickroenkapsulasi Hidrogel Alginat Carciac Stem Cell. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Erma Malinda, Akhmad Miftahudin Fazri dan Ega Caesaria Pratama Putra.

“Miracle merupakan pengembangan inovasi di bidang pengobatan penyakit jantung atau Infark Miokad Akut (MIA),” jelas Erma didampingi Akhmad saat bertemu wartawan di Kampus UNS, Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/9/2013).

Untuk mengembangkan Miracle, menurut Erma, memperoleh bimbingan dari pakar stem cell atau sel punca dr Indah Juliyanto SpKK (k) FADV dengan menggunakan darah tali pusat untuk pengobatan jantung.

”Kami mengembangkan penelitian dr Indah yang menggunakan darah tali pusat untuk pengobatan jantung. Kami teliti bagaimana upaya untuk memaksimalkan pemanfaatan darah tali pusat yang diproses menjadi obat yang diinjeksikan ke penderita,” jelasnya.

Dengan diinjeksi, menurut Erma, sel punca akan memperbanyak diri dan bisa memperbaiki dinding pembuluh darah (endotel) dan otot jantung (miosit) pada penderita MIA.

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa pembuatan Miracle hanya membutuhkan sekitar 2 cm tali pusat atau saluran yang menghubungkan antara bayi dan ibunya untuk setiap dosisnya. Selambatnya 36 jam dari proses persalinan, tali pusat tersebut harus segera dilarutkan dalam media cultur dan diproses lebih lanjut sehingga menjadi menyerupai serum injeksi.

“Untuk memaksimalkan proses injeksi supaya bisa sampai ke jantung, kami melakukan proses mikroenkapsulisasi atau pengkondisian supaya sel punca bisa hidup terus dan bisa meregenerasi organ jantung yang rusak pada penderita MIA,” jelasnya.

Selain itu, juga melakukan aktivasi sinyal parakrin yang ada dalam tubuh dengan menambahkan alga coklat, sehingga proses aktivasi sel punca meningkat hingga 9 kali lipat.

Dengan kedua cara tersebut, proses perbaikan endotel dan otot jantung penderita yang biasanya sudah mati atau rusak bisa dipercepat.

Sementara itu, hasil penelitian Erma, Akhmad dan Ega diapresiasi oleh Tim Juri Lomba Karya Ilmiah Nasional dalam rangka Scientific Project and Olympiad of Sriwijaya (Spora) di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.

“Kami berhasil muncul menjadi juara pertama dalam lomba tersebut,” ujarnya. (kampus.okezone.com/ humasristek)