(0761) 35008 umri@umri.ac.id

Yoghurt Jagung, Tahan Hingga Dua Bulan

Yoghurt Jagung, Tahan Hingga Dua Bulan

jagungMelimpahnya produksi jagung membuat Lismayana berinovasi. Penelitian dan percobaan dilakukan. Akhirnya,  Maysgurt tercipta. Yoghurt berbahan jagung manis yang tahan hingga dua bulan.

Lismayana Hansur, peneliti dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan ini meneliti pemanfaatan jagung agar memiliki nilai tambah. Awalnya, dia diminta atasannya untuk mencari komposisi yang tepat dalam membuat susu jagung. Penelitian yang dilakukan Lismayana itu didasarkan pada alasan bahwa selama ini masyarakat setempat kerap memanfaatkan jagung hanya sebagai bahan pangan yang diolah dengan cara kurang variatif. Umumnya jagung hanya direbus untuk dikonsumsi secara langsung atau dijadikan tepung sebagai bahan baku kue. 
 
Untuk mendapatkan hasil penelitian yang optimal, Lismayana menghabiskan sebagian besar waktunya di laboratorium. Dia pun lantas mencoba-coba mencampurkan pelbagai bahan yang tersedia di laboratorium ke dalam formula susu jagung. Suatu ketika, Lismayana mencampurkan bakteri yang biasa digunakan pada proses fermentasi makanan ke dalam formula susu jagung tersebut. 
 
Tak disangka, selang 10jam berlangsung proses fermentasi atau peragian pada susu jagung itu menghasilkan bahan yang menyerupai yoghurt, seperti bubur atau es krim dengan rasa agak asam. Selama ini umum diketahui bahwa yoghurt hanya dapat dibuat dari susu hewani atau campuran susu skim dengan susu nabati (susu kacang-kacangan). 
 
“Sejak saat itu saya fokus mengembangkan susu fermentasi jagung,” kata Lismayana. la juga merupakan salah satu inovator yang mendapatkan penghargaan 102 Inovasi Indonesia pada tahun 2010 dari Kementerian Riset danTeknologi (Kemenristek). Lismayana mengatakan, bahwa pembuatan yoghurt jagung mirip dengan susu jagung, lalu ditambahkan beberapa bahan tertentu dan bakteri khusus. Sebenarnya dalam dunia penelitian, susu fermentasi jagung bukanlah penemuan baru. 
 
Lismayana kemudian mengajukan paten dari sisi metode pembuatan yoghurt berbahan jagung manis saja. Proses pembuatan yoghurt jagung memang mirip dengan susu jagung manis.Awalnya,jagung manis muda dibersihkan dan dikupas lalu dikukus (steam) selama sekitar sembilan menit. Jagung kemudian disisir dan dihancurkan menggunakan VITAMIX. Penemuan Lismayana diajukan hak paten dengan nama produk maysgurt. 
 
Tahan Dua Bulan 
Yoghurt jagung tersebut berwarna kekuning-kuningan, bertekstur lembut, beraroma jagung, dan terasa asam karena pengaruh fermentasi. Produk juga bisa disimpan di lemari es dengan temperatur 8 sampai 10 derajat selcius dan dapat bertahan sampai satu bulan. Namun, Lismayana mengklaim maysgurt buatannya bisa bertahan sampai dua bulan jika disimpan di tempat yang bersuhu di bawah nol derajat selcius. 
 
Selain memiliki cita rasa yang cukup enak, yoghurt jagung baik pula untuk sistem pencernaan manusia. Pasalnya, bakteri di dalam minuman itu dapat melawan mikroorganisme yang merugikan pencernaan. Yoghurt jagung juga memiliki karakteristik organoleptik terbaik dan dapat berfungsi sebagai terapi bagi penderita diabetes karena minuman itu toleran terhadap orang-orang yang memiliki kadar gula darah tinggi. 
 
Tidak kalah penting dari itu, kata Lismayana, yoghurt jagung merupakan salah satu jenis bahan pangan yang bisa dinikmati orang yang alergi terhadap laktosa atau alasan kesehatan lainnya. Dengan sejumlah khasiat itu, diharapkan yoghurt jagung dapat diterima masyarakat secara luas, seperti halnya yoghurt dari susu hewani. (Suplemen Gatra, 4 September 2013/ humasristek)