(0761) 35008 umri@umri.ac.id

Mahasiswa ITS Ciptakan Baterai Hemat Energi

Mahasiswa ITS Ciptakan Baterai Hemat Energi

bheSaat ini kebutuhan gadget berteknologi canggih di dunia sangatlah tinggi. Akan tetapi, pesatnya pertumbuhan gadget tersebut tidak diimbangi dengan daya tahan baterai. Hal tersebut diakibatkan oleh keterbatasan daya tahan baterai Lithium. Fenomena inilah yang menginspirasi Ahmad Fauzan ‘Adzimaa dan timnya untuk menciptakan bahan dasar baterai hemat energi.

Bahan tersebut berupa campuran lithium dan besi. Campuran ini lalu diproses dengan menggunakan metode Flame Spray Pyrolysis. ”Metode ini semacam metode penguapan dan pembakaran dua zat tersebut,” ungkap Fauzan.

Setelah melalui proses tersebut, terciptalah serbuk padatan yang digunakan sebagai bahan dasar baterai berteknologi nano. Dengan menggunakan teknologi nano, arus dapat bersifat bolak-balik. Sehingga lifetime dari baterai dapat bertahan lebih lama.

Selain unggul dalam lifetime, baterai ini juga tidak beracun. Ini dikarenakan bahan dasar baterai yang berupa besi. Unsur tersebut dapat mengurangi sifat toksin dari baterai yang diakibatkan oleh cobalt.

Adanya campuran besi juga berefek luasnya penyimpanan energi. Dengan begitu, energi yang tersimpan lebih banyak. ”Perbandingan lifetime baterai biasa dengan baterai berteknologi nano bisa 1:3. Kalau baterai biasa hanya satu jam, baterai ini bisa tahan sampai tiga jam,” ujar Fauzan.

Dalam hal harga, baterai ini juga lebih unggul. Harga baterai ini lebih murah sepertiga dari harga baterai biasa karena menggunakan besi, bukan cobalt. Meskipun begitu, Fauzan berharap bahwa penelitian ini dapat berlanjut terus. Pasalnya, sampai sekarang, penelitian ini masih berupa bahan dasar baterai yaitu serbuk padatan.

Dengan penelitian inilah mereka bisa didanai DIKTI dalam Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKM-P). ”Saya berharap penelitian ini bisa mendapatkan perhatian khusus dari lembaga riset nasional seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) agar tercipta baterai yang sesungguhnya,” pungkas mahasiswa asal Magetan ini. (its.ac.id/ humasristek)