Korsel Kembangkan Mobil Berbahan Bakar Amonia-Bensin

bensinLembaga teknologi energi Korea Selatan telah mengembangkan mobil pertamanya berbahan bakar amonia dan bensin, yang akan mengurangi emisi gas rumah kaca, Kementerian Sains mengatakan pada Selasa (28/5). 
 
Mobil berbahan bakar ganda itu menggunakan campuran amonia dan bensin dalam proporsi tujuh berbanding tiga, mengurangi emisi karbon dioksida hingga 70 persen, menurut Kementerian Sains, ICT dan Perencanaan Masa Depan. Mobil ini dikembangkan oleh Korea Institute of Energy Research (KIER). 
 
Amonia hanya memancarkan nitrogen dan air ketika dibakar karena terdiri dari nitrogen dan hidrogen, kata kementerian itu, mencatat bahwa jika teknologi ini diterapkan untuk 20 persen kendaraan lokal, dapat mengurangi emisi karbon dioksida lebih dari 10 juta ton, atau 15 persen dari total emisi per tahun. 
 
Mobil berbahan bakar ganda, yang dapat diterapkan pada sistem otomotif yang telah ada dengan modifikasi kecil, penggunaannya lebih praktis daripada kendaraan berbahan bakar sel listrik yang memerlukan perbaikan sistem seluruh mesin, kata kementerian. (republika.co.id/ humasristek)