Muhammadiyah Kembangkan Paradigma Kedokteran Islami

makasarku90HARI ini, Minggu (19/5) Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin bertolak ke Makassar untuk meresmikan  Auditorium Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH Makassar). Kegiatan hari ini sebagai salahsatu rangkaian panjang safari dakwah sekaligus peresmian Amal  Usaha Muhammadiyah (AUM) di Bulan Mei, setelah sehari sebelumnya Din meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), serta Peletakan batu Pertama  Gedung pasca Sarjana UMSU.

 “Kita patut berbangga di Sumatera Utara ini. Apa pasal, karena pada saat bersamaan, UMSU kemarin telah sukses mengelola Fakultas Kedokteran yang telah berlangsung berdirinya sejak 7 tahun silam. Saya berharap, UMSU menjadi leader pengembangan Paradigma Kedokteran Islami, dan bisa diikuti yang lainnya. Maka, saya senang bisa memberikan sambutan pada Syukuran akreditasi fakultas kedokteran UMSU tersebut. Kami bangga dan tentu saja sangat apresiatif terhadap kemajuan ini,”tambahnya. Menurut Din, sebagai salahsatu Pusat Keunggulan Akademik, Fakultas Kedokteran UMSU  memang sudah saatnya mengembangkan paradigma Kedokteran Islami, karena semua tahu bahwa  ilmu kedokteran yang kita kenal sekarang ini, pertama kali dikembangkan Ilmuwan Muslim misalnya Ibnu Sina.

Pada saat memberikan pengarahan, din berharap dengan menekankan pentingnya Muhammadiyah dan lembaga-lembaga Muhammadiyah/Perguruan Tinggi  Muhammadiyah, untuk selalu berorientasi kualitatif dengan meraih kualitas. Bagaimanapun, kata Din, era  globalisasi kini membawa kata kunci yakni kualitas, persaingan, dan daya saing. Diharapkan dengan Program Pasca sarjana yang sudah dikembangkan UMSU dapat menjadi ajang pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam berbagai bidang.  Adanya gedung di atas tanah seluas  6200m2 itu, diharapkan menjadi lokasi  strategis yang  akan menambah kebesaran UMSU sebagai Universitas terkemuka di Indoneisa.

“Terkait acara hari ini, saya bertolak ke Makassar. Acara kami sangat padat. Kemarin seharian saya di Sumatera Utara, selain meresmikan AUM di sana, juga dalam rangka pengarahan pada Business Gathering Muhammadiyah Sumatera Utara bersama Bank Syariah Bukopin (BSB). Kenapa ada pengarahan pada acara BSB, karena Muhammadiyah memiliki kerjasama penyertaan modal di BSB sebagai wujud kemitraan bisnis antara Muhammadiyah dan BSB,” ujar Din. Dijelaskan Din, kemitraan dengan BSB sangat penting artinya, terutama bagi, terutama di tingkat bawah. 

Sedangkan di makassar ini saya akan meletakkan batu pertama Gedung Auditorium UNISMUH Makassar yang nantinya akan menjadi arena Muktamar ke- 47 Muhammadiyah Juni 2015 mendatang. Mohon doanya juga, Selasa besok saya akan bertolak ke Wina Austria,  menghadiri Executive Committee dari World Conference Religions for Peace  (WCRP) dimana saya duduk sebagai  Wakil Presidennya. Selanjutnya,  25 Mei saya akan melanjutkan perjalanan  ke Kosovo, untuk pembicara pada Konferensi Tokoh-tokoh  Agama Kawasan Balkan dan juga menemui Presiden Kosovo, Atifete Jahjaga.(#)(muhammadiyah.or.id)