Badan Neurosains Muhammadiyah, Gerakan Tajdid Muhammadiyah Bidang Kesehatan

DSC 038023JakartaMajelis Pelayanan Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah membentuk Badan Neurosains Muhammadiyah  yang kemudian lanjutkan dengan seminar dan lokakarya dengan tema

“Paradigma Neurosains dalam Membedah Konsepsi Janin Utuh sampai Kelahiran Bayi Sehat”  bertempat di Ballroom Hotel Grand Cempaka Jakarta.

 

Acara yang menghadirkan banyak pakar di bidang kesehatan diantaranya seperti dokter-dokter spesialis, guru besar bidang kesehatan, humaniora, sains, bidan, perawat di lingkungan amal usaha Muhammadiyah ini digelar selama dua hari Jumat-Sabtu,(12-13/4/2013).

“Muhammadiyah merasa berkepentingan untuk menggunakan perspektif neurosains dalam melaksanakan berbagai bidang kegiatan organisasi maupun operasional memasuki abad II, yaitu bercita-cita membangun peradaban utama sebagai dasar untuk membentuk masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.” Ujar ketua tim Badan Neurosains Muhammadiyah, H.  Suhadi Hardjosutarno.

“Memperdalam neurosains dari wawasan Al-Quran dan dijadikan gerakan tajdid bagi persyarikatan Muhammadiyah terutama di lingkungan amal usaha bidang kesehatan dan pendidikan,”tambahnya.

Tujuan seminar ini adalah Dakwah tentang gerakan tajdid di bidang neurosains dan perannya dalam membangun peradaban utama sebagai basis Masyarakat Islam yang sebenarnya. Meningkatkan Pemahaman para praktisi kesehatan, pendidikan dan masyarakat luas terhadap peran neurosains dalam penumbuhan-kembangan umat dan generasi baru bangsa yang sehat, cerdas dan berkarakter.

Sementara itu Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H.M. Din Syamsuddin mengharapkan Badan Neurosains Muhammadiyah ini bisa bekerjasama dengan seluruh amal usaha kesehatan Muhammadiyah, “Dengan berdirinya Badan Neurosains Muhammadiyah, diharapakan bisa mengembangkan konsep neurosains ala Muhammadiyah yaitu berdasarAl-Quran dan As Sunnah sekaligus menjadi badan lintas institusi di Muhammadiyah,” tutupnya. (muhammadiyah.or.id)