Sampaikan Kritik Lewat Film

dollySebagai mahasiswa jurusan Broadcasting prgram studi Ilmu Komunikasi UMRI, buat film sudah menjadi keharusan. Film itu tak hanya untuk nilai mata kuliah, tapi akhirnya juga diperlombakan. Tahun lalu ia berhasil mendapat juara III dalam pengambilan nilai tersebut.

Film pendek karya dolly mengangkat tentang ironi yang terjadi di Indonesia. Lagu SUM41 berjudul with me sebagai backsound mengiringi munculnya tayangan yang secarik kertas. Pada kertas itu terdapat kata-kata yang melukiskan hal-hal positif tentang indonesia.

Lalu muncul tayangan menggambarkan realita dimana masyarakat yang sangat bertentangan dengan pesan-pesan yang tertulis tersebut. Begitu seterusnya, kata-kata yang berisi tentang keindahan , kemakmuran dan kedamaian di Indonesia langsung diikuti oleh tayangan kondisi sebenarnya.

Proses merekan film dilakukan dengan cara candid. Teknik candid yaitu pengambilan gambar secara diam-diam atau tersembunyi. Sehingga objek tidak mengetahui keberadaan kameramen yang sedang mengambil aktifitas objek tersebut agar semua terlihat natural. Karena itu dibutuhkan ketelitian untuk mendapat gambar yang bagus.

Segala perjuangan itu berhasil mengantarnya sebagai juara III. Ide pembuatan film pernek tersebut berasal dari pengalamannya dalam organisasi. Saat ngumpul-ngumpul sesama rekan mereka sering membicarakan tentang berita terbaru serta kondisi Indonesia saat ini.

Pemuda kelahiran Taluk kuantan 10 oktober 1993 ini terinspirasi membuat film sejak SMA setelah melihat film yang dibintangi Vino Bastian. Dalam ceritanya, Vino membuat tayangan tentang teman-teman sekelas. Setelah menonton, Dolly jadi punya keinginan untuk membuat film. Pengetahuan tentang film ini akhirnya bisa makin diperdalam di bangku kuliah.