Muhammadiyah Harus Terus Budayakan Gerakan Membaca

TPM60Yogyakarta– Ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengingatkan warga Muhammadiyah untuk terus membudayakan gerakan membaca, karena membaca adalah kunci perubahan dan akar dari peradaban. Bahkan Rosulullah dalam wahyu pertamanya juga merupakan perintah untuk membaca.

Hal tersebut disampaikan Din Syamsuddin dalam acara pembukaan Taman Pustaka Muhammadiyah di halaman gedung SD Muhammadiyah 3 Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Selasa (19/03/2013). “Gerakan membaca perlu didorong dan digalakkan, karena hanya itulah yang akan mendorong majunya kebudayaan dan peradaban terutama peradaban Islam,” tegasnya. Karena membaca menurut Din, adalah bagian dari menuntut Ilmu yang memang menjadi keajiban seorang muslim untuk selalu mencari Ilmu. Hal tersebut menurut Din jelas tersurat dalam hadist, Barang siapa menghendaki kebahagiaan di dunia maka ia harus memiliki ilmu dan barang siapa menghendaki kebahagiaan akhirat maka ia harus memiliki ilmu dan barang siapa menghendaki kebahagiaan keduanya maka harus memiliki ilmu. Dalam acara tersebut Din Syamsuddin juga mengajak warga Muhammadiyah untuk membuat gerakan waqaf buku, karena dengan begitu, perpustakaan atau Taman Pustaka Muhammadiyah menjadi dapat lebih hidup dan mempunyai aktifitas yang dinamis.

Pada acara tersebut, selain meresmikan Taman Pustaka Muhammadiyah Muhajirin, Kalimasada, dan perpustakaan SD Muhammadiyah 3 Wirobrajan, Din Syamsuddin juga berkesempatan untuk meresmikan Gedung Muliguna SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta, serta melaunching Buku 100 Tahun Muhammadiyah Menyinari Negeri. Menurut ketua Majelis Pustaka Informasi PP Muhammadiyah Muchlas, pendirian Taman Pustaka Muhammadiyah merupakan program yang telah lama dirancang  MPI sebagai wujud dari gerakan pencerahan Muhammadiyah kepada masyarakat, karena dengan membaca masyarakat menjadi semakin paham dan peduli dengan lingkungannya, yang pada akhirnya mampu bergerak maju membangun peradaban yang lebih unggul dari sebelumnya.  (muhammadiyah.or.id)