Dipimpin Din Syamsuddin, MPM Panen Jagung Sehat di Solokuro Lamongan

panen11Lamongan- dihadiri oleh ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan panen raya Jagung sehat di desa Solokuro, Lamongan, Selasa 12 Maret 2013.

Menurut salah satu petani yang mendapat binaan dari MPM PP Muhammadiyah, Mundi, apa yang telah diberikan MPM dengan support dari Lazismu Muhammadiyah merupakan hal berharga yang didapat para petani di Solokuro. “Dengan hasil binaan dari MPM PP Muhammadiyah dan bantuan dari Lazimu pusat, kami dapat kembali berproduksi tanaman jagung jauh lebih efisien dan hasil yang kelihatannya lebih besar dari panen sebelum ada binaan,” jelasnya. Dengan bekal teknik dari MPM menurut Mundi, jagung hasil produksi dari lahan mereka juga dipastikan lebih sehat, karena petani sama sekali tidak menggunakan pupuk sintesis yang terbuat dari bahan kimiawi produksi pabrik. “Kami yakin bahwa produk jagung kami sangat menyehatkan karena dalam produksinya, tidak menggunakan sama sekali pupuk kimia yang tentu berbahaya bagi kesehatan,” ucap Mundi.

Sementara itu menurut Hadi Sutrisno fasilitator dari MPM PP Muhammadiyah mengungkapkan, dengan  penggunaan metode MPM, para petani dapat mengurangi ongkos produksi hingga 1 juta per hektar dari 3,25 juta per  hektar menjadi sekitar 2,25 per hektar. Dengan pengurangan ongkos produksi tersebut akan berimbas pada kenaikan pendapatan. Hal tersebut juga belum dari kemungkinan besar peningkatan hasil produksi yang sampai saat ini masih belum selesai dihitung. “Kalau dilihat dari fisik jagung yang dipanen, jelas lebih besat dari produksi jagung sebelumnya, shingga kemungkinan untuk mendapatkan kenaikan hasil produksi juga sangat besar,” ungkap Hadi.

Dalam acara panen Jagung Sehat dan Ramah Lingkungan di Desa Solokuro, selain ketua umum PP Muhammadiyah, juga dihadiri oleh wakil Menteri Kesehatan RI Ali Ghufron Mukti, Bupati Lamongan, kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, serta struktur Muhammadiyah mulai dari Pimpinan wilayah hingga ranting. Pada kesempatan tersebut bupati Lamongan Fadeli juga menyatakan komitmennya untuk memberikan support pada para petani Ketan Siam (Kelompok Tani Sinar Agro Muhammadiyah) berupa sarana dan prasarana. (muhammadiyah.or.id)