(0761) 35008 umri@umri.ac.id

SiMon Drink, Minuman Sehat Produksi Mahasiswa IPB

SiMon Drink, Minuman Sehat Produksi Mahasiswa IPB

logo-ipbSatu lagi inovasi dalam bidang pangan yang dipublikasikan Institut Pertanian Bogor (IPB). Kali ini kelompok yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan ini berinovasi membuat minuman kesehatan dari buah siwalan. 
 
Buah siwalan atau kolang kaling pada umumnya dimasak sebagai campuran kolak ataupun es buah yang disajikan saat bulan Ramadhan. 
 
Namun, kali ini buah siwalan digunakan sebagai bahan minuman kesehatan yang dapat meningkatkan vitalitas. Minuman tersebut dilabeli Simon Drink alias Siwalan with Lemon Drink. 
 
Dibawah bimbingan Dr Ir Idat Galih Permana, kelompok mahasiswa Departemen Manajemen IPB diantaranya Indrajit Wicaksana, Ilman Faturochman, Muhammad Nurhuda N, Hana Maretha dan Diara Mutiarani ini membuat SiMon Drink dengan cara yang efisien. 
 
Buah siwalan cukup dikupas dan dicuci bersih, dipotong-potong, dan dihaluskan dengan blender. Setelah halus buah dicampur dengan air dan dimasak selama satu jam. 
 
Lalu ditambah gula yang telah dicairkan setelah mendidih kemudian angkat dan tiriskan. Saat terasa mulai dingin campurkan jeruk lemon dan jeruk limau lalu aduk dan saring. 
 
Penambahan lemon dimaksudkan untuk menambah cita rasa dan nutrisi yang dikandungnya. “Pembuatan minuman kesehatan ini bertujuan untuk melestarikan sumberdaya alam yang khas Indonesia, juga untuk menciptakan inovasi minuman tradisional dalam bentuk kemasan,” kata Indrajit. 
 
Pohon Siwalan merupakan pohon yang seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Mulai dari pucuk sampai akar pohon Siwalan dapat dimanfaatkan untuk keperluan manusia baik sandang, pangan dan papan. 
 
Selain itu, nira yang dihasilkan dari pohon siwalan ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai pengobatan diantaranya penyakit sariawan, stroke, liver, kanker dan kencing manis. 
 
Buah yang dihasilkan dari pohon siwalan dipercaya dapat dimanfaatkan airnya. Air dari buah siwalan yang telah difermentasikan selama 10 hari untuk meningkatkan vitalitas bagi pria dewasa. (republika.co.id/ humasristek)