Wabup Luwu Utara Ingin Muhammadiyah Bantu Pemerintah Berdayakan Petani

mpm221Luwu Utara- “Pemerintah bekerja bukan sebatas memenuhi target, tapi memenuhi harapan masyarakat. Dan pemerintah berperan untuk memberdayakan bukan malah memperdayakan masyarakat.” tegas Wakil Bupati Luwu Utara, ibu Indah Putri Indriani saat membawakan sambutan dalam Pembukaan Workshop Manajemen Pertanian Terpadu yang dirangkaikan Rapat Koordinasi Majelis Pemberdayaan Masyarakat PW Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Kompleks Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Tolada Kec. Malangke Kab. Luwu Utara Sabtu (23/2/2013). Kegiatan ini sendiri dilaksanakan selama 2 hari yakni Sabtu-Ahad, 23-24/2/2013. 

“Dalam upaya pemberdayaan itu, Muhammadiyah sebagai bagian utama dari masyarakat  diminta untuk turut serta membantu pemerintah dan meningkatkan perannya dalam pemberdayaan masyarakat karena pemberdayaan menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama”. pinta Wakil Bupati yang satu-satunya perempuan di Sulawesi Selatan ini yang juga pernah mengampu mata kuliah di salah satu Universitas Muhammadiyah di Jakarta ini.

Selain Wakil Bupati, turut hadir pula dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan Peletakan Batu Pertama Asrama Ponpes Darul Arqam Tolada, Penanaman Pohon Jati Unggulan (JABON) di 15 hektar lahan milik pesantren, dan Penyerahan Sapi untuk Pertanian Terpadu ini adalah Kepala Dinas Perkebunan Prov. Sulawesi Selatan Asri Pananrangi, Ketua MPM PP Muhammadiyah Said Tuhuleley bersama konsultan pertanian dan peternakan MPM, Anggota DPR RI Amran, SE.,MM. dan Hasrullah, Ketua PWM Sulawesi Selatan Drs. H. Muh. Alwi Uddin, M.Ag., Sekretaris Eksekutif PWM Sul-Sel Umar Sadik, MPM PDM se-Sulawesi Selatan, PCM se-Kab. Luwu Utara, perwakilan Kelompok Tani binaan Muhammadiyah, ortom Angkatan Muda Muhammadiyah, dan warga Masyarakat Kec. Malangke khususnya desa Tingkara. (ardi/muhammadiyah.or.id)