Zulfadli : Ummat Islam Saat Ini Sudah Menjadi Ummat Terbaik ?

wirid-januariUniversitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan wirid (pengajian) rutin pertama kalinya untuk periode tahun 2013. Bertempat di Aula (auditorium) Lantai III Kampus I UMRI, Jl. KH Ahmad Dahlan 88, Sukajadi, Pekanbaru, Riau pada tanggal 18 Januari 2013, wirid bulanan tersebut dibuka oleh Pengurus Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) UMRI, Elviandri,S.HI,M.Hum. Tampil sebagai penceramah dalam wirid kali ini adalah Ust. Zulfadli.

Dalam materi dakwahnya, Ust. Zulfadli mengingatkan kepada hadirin khususnya dan Ummat Islam umumnya bahwa Nabi Muhammad SAW, merupakan manusia terbaik yang menjadi panutan dan suri tauladan bagi seluruh umat manusia. Sementara itu, ummatnya (ummat Islam) merupakan ummat terbaik dan pilihan yang diciptakan oleh Allah SWT. Namun pada kenyataannya saat ini, Ummat Islam tidak bisa berbuat apa-apa, tidak bisa menjadi kekuatan paling besar di dunia, bukan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan sebagainya.

Ummat Islam saat ini, cenderung merasa ummat terbaik bukan menjadi ummat terbaik. Permasalahan yang kemudian muncul kemudian adalah tidak sesuainya kenyataan di lapangan dengan yang seharusnya. Ummat Islam cenderung terbelakang, tertindas, terpecah belah dan mudah diadu domba serta tidak bisa berbuat banyak. “Jika seperti itu, apa yang salah? Tidak mungkin ayat Al Qur’an dan Hadits yang salah. Satu-satunya yang salah adalah kita ummat Islam itu sendiri yang tidak memahami Islam dengan benar dan utuh, belum kembali secara total pada Al Qur’an dan Sunnah Rasul”, lanjut beliau.

Menjadi ummat terbaik merupakan suatu tuntutan dan harus disadari bahwa tidak mudah mewujudkannya. Kunci utamanya ada pada ummat Islam itu sendiri. Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum (ummat) jika tidak kaum (ummat) itu sendiri yang berusaha merubahnya. “Untuk itu diperlukan upaya-upaya dan strategi mewujudkannya”, tegas beliau.

Menurut beliau, upaya-upaya atau strategi yang dapat dilakukan untuk menjadi ummat terbaik adalah : pertama, yakin akan kebenaran bahwa dengan mengikuti Allah dan Rasul-Nya, ummat Islam dapat menjadi ummat terbaik. Kedua, berani memulai dan melaksanakan hal-hal menuju terwujudkan ummat terbaik tersebut jangan terlalu banyak pertimbangan dan saling menunggu. Ketiga, mampu membacadan tanggap terhadap kondisi dan perkembangan zaman sehingga dapat meningkatkan kualitas keilmuan dan kompetensi yang dimiliki.

Keempat, bekerja keras dan giat dalam usaha/aktivitas masing-masing yang mendukung terwujudnya ummat terbaik. Kelima, Istiqomah atau terus dan selalu berusaha secara kontinyu dan berkesinambungan untuk menjadi yang terbaik apapun masalah dan hambatan yang dihadapi dengan keyakinan bahwa Allah SWT tidak akan menguji hamba-Nya di luar kemampuan sang hamba tersebut. Keenam, sabar dan tabah terhadap hasil atau proses yang berjalan, semuanya Allah SWT yang menentukan, manusia hanya berusaha dan berencana, jika belum berhasil menjadi ummat atau pribadi terbaik saat ini, mungkin di masa mendatang akan tiba saatnya.

Pada bagian akhir ceramahnya, Ust. Zulfadli menghimbau pada dosen dan karyawan UMRI yang hadir untuk berupaya menjadi ummat terbaik yang dimulai menjadi pribadi-pribadi terbaik. Berusaha menjadi dosen terbaik, karyawan terbaik, orang tua terbaik, pimpinan terbaik dan sebagainya. Kunci dari itu semua adalah kembali pada Al Qur’an dan Sunnah Rasul, mengamalkannya serta memperjuangkannya secara istiqomah dan sabar. (Hsn).

Blog Attachment