Asah Mental Lewat Organisasi

Mahasiswa universitas muahammadiyah Riau (umri) ini mengaku, pernah menjadi orang pendiam dan pemalu. Namun, kepribadiannya berubah menjadi orang yang mudah berkomunikasi, dan punya mental untuk tampil berbicara di depan banyak orang. Hal itu terjadi sejak ia aktif dalam banyak kegiatan organisasi di kampus.

 

‘’Dulu saya bisa dikatakan sebagai seorang yang pemalu dan pendiam. Saya tidak punya mental untuk berbicara di depan banyak orang’’ kata Ardi saat bincang- bincang bersama tribut, senin (29/10).

Mahasiswa jurusan public relation fakultas ilmu komunikasi UMRI ini, kini menjabat presiden mahasiswa (Presma) Umri. Jabatan itu, berhasil ia emban berkat pengalamannya berorganisasi di kampus.

Ketertarikannya bergabung di organisasi kampus, tak lepas berkat saran-saran senior-seniornya yang lebih dahulu aktif di organisasi. Dirinya bertemu dengan senior-seniornya pada saat acara kongres mahasiswa asal kampar.

Saat itu, ia masih duduk di bangku kelas X1 SMA dan menjabat ketua pimpinan daerah ikatan pelajar muhammadiyah (IPM) tingkat kabupaten kampar. Di sana ia melihat senior-senior yang dulu pendiam, berubah menjadi pandai bebicara di depan banyak orang.

‘’ kemudian, saya tanya-tanya kepada mereka, bagaimana caranya agar punya kemampuan dan mental tampil berbicara di depan banyak orang. Mereka menyarankan, agar saya masuk di organisasi kampus,’’ ujarnya.

Akhirnya, ketika masuk kuliah ia langsung mencari- cari organisasi di kampusnya yang sesuai dengan minatnya . kemudia ia bergabung dengan BEM fakultas ilmu komunikasi. Pada semester tiga, ia menggagas terbentuknya UKM keprotokoleran kampus. Seiring keaktifannya berorganisasi baik di dalam dan luar kampus, akhirnya ia terpilih menjadi presma BEM Umri.

Ia mengaku, banyak mendapatkan menfaat dari berorganisasi. Di antaranya, punya relasi dan banyak teman,punya mental untuk berbicara, dan terbiasa mengatur waktu. (rbp)