Enjoy Jalani Jabatan Wapresma

Mencari ilmu dan wawasan, dinilai tak cukup mengikuti bangku kuliah formal. Sebab bisa digali lebih dalam lewat berbagai kegiatan organisasi di kampus. Untuk itu tika kini aktif di organisasi kampusnya sebagai wakil presiden mahasiswa (wapresma) Universitas Muhammadiyah Riau.


 

“Sebagai seorang mahasiswa, tidak cukup apabila hanya menimba ilmu dari perkuliahan di dalam kelas. Mahasiswa harus memiliki keterampilan soft skill, dan itu bisa didapat dengan berorganisasi,” ucapnya saat berbincang bersama tribun dalam satu kali kesempatan.

Mahasiswi yang punya IPK 3,75 ini juga menyebutkan, pembelajaran hidup sebenarnya tidak hanya didapat dari dunia akademik saja. Melainkan dari kegiatan-kegiatan sosial jauh lebih banyak memberi pengalaman dan pelajaran yang berharga. “Saya tak mau menjadi mahasiswa yang hanya mengejar gelar sarjana dan nilai IPK yang tinggi saja,” ucapnya.

Menurutnya dengan berorganisasi, menjadi lebih dewasa dalam menentukan pilihan dan mencari jati diri. Sebab setiap keputusan yang diambil, harus melalui musyawarah terlebih dahulu. Di dalam organisasi, ia juga mengaku dapat melatih jiwa kepemimpinan.

Selama berorganisasi, banyak dilatih mengontrol ego. Namun tetap dibebaskan dalam menyampaikan gagasan. Kemudian di organisasi juga juga mendapat lebih banyak pengalaman dalam hal berkomunikasi dengan orang lain. “Saya jadi lebih terbiasa berbicara, bekerjasama, melatih team work, dan banyak mengenal teman. Bukan hanya teman dari jurusan tapi juga dari kampus lain.” tambahnya.

Sebagian besar mahasiswa enggan bernegosiasi karena takut kegiatan perkuliahannya terganggu. Namun, dia dapat membuktikan kalau ia mampu berprestasi meski menjadi aktivis di kampusnya. Buktinya, selain sibuk berorganisasi ia juga menjadi asisten dosen.

Ia mengaku sudah terbiasa berorganisasi sejak duduk di bangku SMK. Oleh sebab itu, ia tidak merasa kesulitan membagi waktu belajarnya dengan kegiatan organisasi. Ia sudah terlatih untuk menyeimbangkan keduanya, antara kuliah dan organisasi. (rbp/tribunpekanbaru)