Profersor Jerman Beri Kuliah Umum di UMRI

P1530012PEKANBARU(KR)– Energi matahari merupakan energi alternatif yang sangat efektif untuk dikembangkan, mengingat energi yang ada hari kehari mengalami pengurangan, bahkan walaupun ada harganya juga terus mengalami kenaikan. Dari itu, perlu energi alternatif sebagai lanngkah anti sipatif pengganti energi dari sumber daya alam yang ada.

“Energi matahari sangat tepat untuk dikelola dan diberdayakan sebagai energi yang dapat memenuhi kebutuhan hidup. Apalagi khusus di Indonesia sinaran matahari cukup bagusdan jarang ada gangguan,” kata Prof Dr Ing Magnus Jaeger dari University of Applied Scinces Amberg Weiden Germany saat memberi kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dengan tema Pemanfaatan Solar Energy Dalam Kehidupan.

Dikatakan Magnus, dalam kuliah umum yang diberikan kepada para dosen dan para mahasiswa dikalangan UMRI, akan disampaikan terkait pentingnya solar energy atau energy matahari untuk kehidupan, serta bagaimana cara memanfaatkannya secara efektif.

Menurut Magnus, solar energy (energi matahari) sangat bermanfaat bagi manusia, dan ini merupakan enrgi alternatif. Apalagi kondisi cuaca dan sinar matahari jauh lebih baik, maka dinegeri ini sangat potensial dikelola energi matahari.

Selain itu energi matahari ini juga jauh lebih murah dibandingkan energi alam lainnya, dan energi alam lainnya, disamaping sudah berkurang harganyapun mahal. Sedangkan energi matahari begitu murah.

“Jerman kondisi cuaca dan sinar matahari tidak sebaik di Indonesia dan Riau ini khususnya,namun bisa dan mumpung mengelola dan mengembangkan energi matahari tersebut. Apalagi Riau dengan cuaca dan sinar matahari yang bagus, sangat sayang kalau tidak dimanfaatkan,” ujarnya.

Disamping berikan kuliah umum Magnus juga akan melakukan kerjasama dengan pihak universitas dalam mengembangkan energi tersebut. Sebelumnya diakui telah jalin kerjasama dengan UIN Suska serta pemerintah Provinsi Riau.

Sementara Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMRI Drs Rasyad Zein MM mengatakan, civitas akan bentuk kerjasama dengan Universitas Applied Sciences Amberg Weiden, sejauh ini baru dirancang bentuk kerjasamanya.

Dikatakan Rasyad, pada 28 September hingga pertengahan Oktober dirinya akan keJerman tepatnya di Universitas tersebut guna mengkaji dan melihat apa yang apa yang patut untuk dikerjasamakan, tentu yang bisa dikembangkan di Universitas.