200 Mahasiswa Hadiri Kuliah Umum Guru Besar ITS Surabaya

P1560009Pekanbaru, TRIBUN – Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan, harus punya nilai kompetitif. Sebab, saat ini persaingan perguruan tinggi bukan hanya antara perguruan tinggi dalam negri saja, tapi juga luar negri.

 

Hal itu disampaikan guru besar Institut Teknik Sepuluh November (ITS) Surabaya, Prof. Dr. Imam Robandi, MT, saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Sabtu (23/9) pagi.

Pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua majelis pimpinan pusat Muhammadiyah itu menyampaikan materi kuliah dengan tema Academic Atmosphere. Acara kuliah umum yang digelar diruang auditorium lantai tiga kampus UMRI itu diikuti sekitar 200 mahasiswa. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa agar bisa mempunyai nilai kompetitif, kampus harus bisa menciptakan suasana akademis yang ideal atau Academic Atmosphere.

Suasana kampus ideal dapat terwujud apabila seluruh civitas akademika di kampus, terdiri dari pimpinan kampus, dosen, karyawan dan mahasiswa punya etos kerja tinggi, kreatifitas dan pencapaian. Ia memberi contoh kemajuan pendidikan pada sebuah TK dan SD di daerah Pucang, Surabaya, tepatnya di komplek The Milenium Building, yang sudah menutup pendaftaran mahasiswa baru hingga 2014.

Karna sekolah itu mempunyai nilai kompetitif yang tinggi, maka banyak siswa yang bermnat sekolah disana. “Sekolah tersebut punya nilai kompetitif yang tinggi, bukan hanya bersaing dengan sekolah di Surabaya atau di Indonesia, tapi sudah mampu bersaing dengan sekolah di luar Negeri”, ujarnya.

Robandi juga menyebutkan, saat ini kemajuan teknologi dan informasi sudah berkembang pesat. Setiap orang dapat mengakses teknologi dan informasi dengan mudah. Oleh sebab itu, kedepannya, siapa yang menguasai teknologi, dia yang akan unggul.

Dalam penyampaiannya, agar punya nilai kompetitif yang tinggi, UMRI disarankan harus punya karakteristik atau pembeda. UMRI harus punya nilai lebih dibanding kampus lain. Ia kembali memberikan contoh, misalnya di kampus ITS surabaya, yang mewajibkan setiap tamatan S1 harus memiliki minimal 4 jurnal yang sudah diterbitkan di nasional dan internasional.

“Dengan dibangunnya Academic Atmosphere, UMRI akan punya nilai jual dibanding perguruan tinggi yang lain. Keuntungannya, selain akan diminati calon mahasiswa, lulusan juga akan sangat mudah mencari kerja”, katanya.