UMRI Selenggarakan Rakor untuk Penyusunan Roadmap Universitas

Pimpinan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bersama Badan Pelaksanaan Harian (BPH) UMRI dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) pada Selasa (4/9) bertempat di Hotel Grand Central, Jl. Sudirman, Pekanbaru, Riau. Dalam Rakor kali ini agenda utama yang diusung adalah penyamaan persepsi dan perencanaan pola pengembangan UMRI di masa mendatang, baik jangka panjang, menengah maupun jangka pendek.

Ditemui di ruang kerjanya, Dr. Ir. Agustedi,M.Si selaku Ketua Pelaksana Rakor sekaligus menjabat sebagai Wakil Rektor II UMRI menyampaikan bahwa sudah saatnya UMRI memikirkan dan merencanakan roadmap yang akan mengarahkan Rektor beserta jajarannya untuk menakhodai UMRI ke arah yang dituju yaitu mewujudkan lembaga dan insan yang bermarwah dan bermartabat. “UMRI sudah mulai berkembang pesat, konsumen sangat menuntut UMRI untuk lebih eksis dan maju. Untuk itu UMRI harus segera membuat perencanaan yang terstruktur, strategis, realistis dan implementatif ”, lanjut beliau.

Rakor yang dihadiri oleh 36 peserta tersebut menghadirkan Nara Sumber Dr. Doni Abdul Latif dari Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta untuk menyampaikan brandstorming tentang core academic universitas dan arah serta pola pengembangan universitas. Diantara peserta tersebut juga hadir para Dekan dan Wakil Dekan fakultas di lingkungan UMRI, Kepala Biro/Lembaga di lingkungan UMRI. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel antara tiga pihak yang terkait dengan pengembangan UMRI. Tampil sebagai pemateri pada diskusi panel tersebut : Rektor UMRI, Ketua BPH UMRI dan Ketua PWM Riau.

Dari diskusi panel tersebut dicapai beberapa kesepakatan dan kesimpulan. Pertama, perlu disusun roadmap dalam bentuk Rencana Induk Pengembangan (RIP) untuk jangka panjang yaitu 25 tahun mendatang. RIP ini diharapkan nantinya dapat dijabarkan secara rinci melalui Rencana Strategis (Renstra) untuk masa 5 tahun serta jangka pendek per tahun dalam bentuk Rencana Anggaran Belanja (RAB). Kedua, penentuan core academic universitas atau biasa disebut Pola Ilmiah Pokok (PIP) universitas dalam hal ini disepakati akan menggunakan konsep techno-preneurship (teknologi dengan sentuhan kewirausahaan) yang dibungkus dengan nilai ke-Islam-an dan ke-Muhammadiyah-an. Ketiga, pembentukan Tim Perumus RIP yang diketuai oleh Rektor UMRI, Prof. Dr. H. Mohammad Diah Z, M.Ed, Sekretaris : Dr. Ir. Agustedi,M.Si, dibantu dengan dua koordinator bidang. Bidang Akademik dikoordinatori oleh Drs. Sukarni,M.Si, dan Bidang Fisik dikoordinatori oleh Dr. H. Mubarrak.

Dalam waktu dekat, Tim Perumus RIP segera akan bekerja karena telah mendapatkan Surat Keputusan (SK). Bidang akademik akan merumuskan prioritas-prioritas pengembangan akademik UMRI, sedangkan bidang fisik akan merumuskan pengembangan atau pembangunan gedung fisik UMRI. Dalam kegiatannya, bidang akademik beranggotakan para dekan dan wakil dekan fakultas di lingkungan UMRI, sedangkan bidang fisik beranggotakan pengurus BPH dan PWM Riau. “Semoga UMRI di masa mendatang dapat lebih maju dan dapat mewujudkan visi bermarwah dan bermartabat melalui program-program yang realistis, terencana dan berkemajuan”, tegas Agustedi di akhir wawancara.(Hsn)