Fasilkom UMRI Merintis Kelompok Studi Mahasiswa Berbasis Techno-Preneurship

Mulai tahun ajaran 2012/2013 Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) akan merintis kelompok studi berbasis techno-preneurship (teknologi berbasis wira usaha). Demikian salah satu cuplikan pesan yang dipaparkan oleh para pemateri dalam kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) angkatan 2012/2013 Fakultas Ilmu Komputer UMRI. Kegiatan yang digelar pada hari kedua Mastama UMRI tersebut berlangsung pada Sabtu (8/9) bertempat di Ruang C7 Kampus I UMRI, Jl. KH Ahmad Dahlan 88, Pekanbaru, Riau yang difasilitasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fasilkom.

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut adalah : Aryanto,M.IT selaku Dekan Fasilkom, Hasanuddin,M.Cs selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika, Syahril,M.Kom selaku perwakilan Program Studi Sistem Informasi dan Harun Mukhtar,M.Kom selaku perwakilan IT Center UMRI sekaligus salah satu Kepala Laboratorium Fasilkom. Materi yang disajikan baik pada kelas pagi maupun kelas malam secara umum seputar pengenalan akademik dan layanan di Fasilkom, meliputi : sistem perkuliahan, kurikulum, praktikum, perwalian dan motivasi-mativasi bagi mahasiswa baru.

Lebih jauh mengenai rintisan kelompok studi mahasiswa berbasis techno-preneurship, Hasanuddin,M.Cs selaku penggagas menyampaikan bahwa konsep tersebut akan diawali dari Kelompok Studi Web dan Mobile yang dibinanya sebagai salah satu kelompok studi mahasiswa yang ada di Fasilkom di samping Kelompok Studi Linux, Kelompok Studi Multimedia dan Kelompok Studi Pemrograman Visual. “Sudah saatnya Fasilkom atau UMRI mewujudkan mahasiswa yang berprestasi di bidang IT dengan sentuhan bisnis atau enterpreneurship agar bisa bersaing di era globalisasi saat ini. Apalagi konsep techno-preneurship yang digagas Fasilkom sudah diakomodasi di tingkat universitas sebagai mata kuliah wajib dan unggulan di masa mendatang”, Lanjut beliau.

Dari segi kegiatan dan program kerja, kelompok studi mahasiswa dengan konsep techno-preneurship akan dilaksanakan secara berkelompok dengan keanggotaan yang diseleksi, sehingga mengakomodasi perwakilan mahasiswa per angkatan. Kelompok akan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang akan dibina secara intensif seminggu sekali di luar jam kuliah dan praktikum. Kegiatan akan diawali dengan pembinaan seputar IT dan permasalahannya, bisnis dan implementasinya serta gambaran riset atau lomba mahasiswa yang sering diadakan baik tingkat Nasional maupun Internasional. Selanjutnya pembinaan akan diarahkan pada skill analisa dan pengembangan sistem atau produk baik dengan target pasar/bisnis maupun target lomba/hibah. Dalam projek rintisan ini dijadwalkan akan dilaksanakan selama setahun selama perkuliahan aktif. Periode berikutnya setelah itu akan dilaksanakan secara regenerasi dan kaderisasi.

Dalam penutup materinya, Hasanuddin menyampaikan bahwa konsep kelompok studi mahasiswa dengan techno-preneurship ini akan melatih mahasiswa untuk berkarya secara tepat guna dan memungkinkan mahasiswa untuk dapat membuka lapangan kerja baru serta bersaing dalam industri IT di masa mendatang. “Selain itu, dengan skill yang ada, memungkinkan mahasiswa untuk menghasilkan income sambil kuliah, menulis buku sambil kuliah, bahkan memungkinkan lulus cepat dengan masa studi 3,5 tahun karena topik skripsinya dapat diambil dari salah satu karya yang telah dihasilkan. Sudah saatnya mahasiswa tidak merisaukan keterbatasan yang ada atau melihat ke belakang, tapi bagaimana harus berkarya, berprestasi serta bermarwah dan bermartabat”, tegas beliau. (Hsn)