Pimpinan Prodi dan Fakultas di UMRI Serentak akan Meninjau Kurikulum Pendidikan

Setelah sebelumnya program studi (prodi) di lingkungan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan Visitasi Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Senin (11/6) melalui rapat pimpinan Prodi dan Fakultas dicapai suatu kesepakatan bersama bahwa seluruh Prodi akan meninjau kurikulum pendidikannya. Dalam rapat yang bertema persiapan loka karya perubahan kurikulum tersebut, dipimpin langsung oleh Drs. H. Sukarni,M.Si selaku Wakil Rektor I UMRI Bidang Akademik. Para Ketua Prodi dan Dekan Fakultas yang hadir sebagai peserta dalam rapat tersebut menilai bahwa sudah waktunya untuk melakukan perubahan kurikulum.

Untuk melakukan peninjauan atau perubahan kurikulum pendidikan tersebut diperlukan tahapan-tahapan berdasarkan pedoman dari DIKTI antara lain : analisis SWOT, melakukan tracer study, menyusun profil lulusan, mengumpulkan bahan kajian, membentuk mata kuliah dan menetapkan SKS, menyusun struktur kurikulum (distribusi tiap semester), menyusun rancangan pembelajaran serta menyusun metode pembelajaran. Demikian disampaikan oleh Wakil Rektor I UMRI dalam pengantar diskusinya.

Dalam sesi diskusi, Wakil Rektor I menghimbau para Ketua Prodi dan Dekan Fakultas di lingkungan UMRI untuk melakukan perubahan kurikulum berdasarkan visi misi UMRI yang ingin mewujudkan insan bermarwah dan bermartabat serta tidak melupakan cirri khas prodi masing-masing sehingga melalui perubahan kurikulum ini dapat meningkatkan kualitas lulusan di masa-masa mendatang. Untuk itu sangat penting menghadirkan stakeholder dan tenaga ahli sesuai kompetensi Prodi masing-masing. Silahkan mengambil rujukan dari Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta ternama di Indonesia, sehingga kualitas pendidikan yang ada saat ini dapat meningkat dan maju, tambah Beliau di akhir diskusi.

Selain membahas seputar peninjauan atau perubahan kurikulum, rapat tersebut juga diselingi pembahasan hal-hal lain yang berhubungan dengan akademik, misalnya seputar Jabatan Fungsional Dosen. Wakil Rektor I bersama Kepala BAAK, Ir. Denur Jumali.MM menghimbau agar seluruh dosen di lingkungan UMRI untuk memiliki jabatan fungsional minimal Asisten Ahli (AA). BAAK UMRI akan berusaha memperbaiki dan meningkatkan layanan pengurusan jabatan fungsional dosen secara kolektif dan proaktif sehingga akan memudahkan dan mempercepat hasil pengurusan jabatan fungsional dosen tersebut.

Tindak lanjut dari pertemuan tersebut adalah para Ketua Prodi diharuskan mengisikan beberapa form pemetaan kurikulum lama sebagai vahan untuk loka karya perubahan kurikulum, dimana telah disepakati bahwa form tersebut dikumpulkan secara serentak pada tanggal 30 Juni 2012 berupa softcopy ke email Wakil Rektor I UMRI. Ditargetkan hasil perubahan kurikulum tersebut akan diujicoba pada tahun ajaran baru 2012/2013 mendatang. (Hsn).