KUNCI JAWABAN UN BEREDAR

M Diah: Khawatir Ada Mafia di Balik Bimbel

PENGAMAT Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Prof Dr M Diah M.ed. mengatakan ,ketenyuan kelulusan dipaksakan (ditargetkan), membuat siswa berupaya dengan berbagai cara agar mendapat kelulusan dan nilai yang tinggi pada Ujian Nasional (UN).

Hal ini terjadi, karena semrautnya sistem pendidikan dinegeri ini, disamping itu anatar sekolah yang memilikiperbedaan fasilitas satu dengan yang lain, semetara nilai patokandipukul rata tanpa ada pembedaan. “Maka siswa yang ingin lulus UN dan juga mengininkan masuk kesekolah ternama, berbagai
cara dilakukan,” kata M Diah.

Pakar pendidikan ini juga meragukandan mempertanyakan instansi tempa siswa melakukan Bimbingan Belajar(Bimbel). Apalagi dengan adanya slongan “Dijamin lulus UN, kalau tidak lulus uang kembali.”

“Apa benar dengan kejujuran dilakukan atau malah ada kong kali kong dengan pihak alain agar siswa yang ikut Bimbel di tempatnya meraih kelulusan,” ujar M Diah.

“JIka ada slongan seperti itu , tentu ada apap-apanya. Karenahnya saya tidak terlalu percaya dengan bimbingan balajar, khawatir ada mafia dibalik itu,” curiga M Diah.

Sejumlah informasi yang diperoleh KR, beredarnya kunci jawaban UN tak terlepas adanya pemainan orang dalam dan tempat Bimbel. Baik itu melalui SMS gelap maupun secarik kertas yang memang
disediakan.

Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman, mengatakan,memang pihaknya mengkhawatirkan adanya peran pihak ketiga. Karenanya, Sondia memintak Dinas Pendidikan agar melakukan pengawasan secara ketat, sebab ini akan merugikan siswa dan orang tau.**Koran Raiu**