UtusanRiau.com : Kembangkan Civitas Akademika, UMRI Gandeng UHAMKA

UMRI dalam MediaPekanbaru,utusanriau.com-Berbagai cara untuk memajukan civitas Akademika, dengan melirik potensi yang ada Universitas Muhammadiyah Riau gaet Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka, dalam upaya kembangkan produk SDM UMRI. Langkah ini dilakukan untuk menciptkan UMRI yang bermarwah dengan memiliki SDM yang handal dan bermartabat dengan memiliki nilai jual terhadap masyarakat dan  pemerintahan. Tentu dengan menjalin kerja sama dengan universitas terkemuka diantaranya UHAMKA, kata Wakil Rektor III UMRI M.Rasyad Zein kepada utusanriau.com, Selasa (24/1).

Kerja sama ini di eratkan dengan penandatangan perjanjian dan kesepakatan (MoU) untuk memajukan civitas akademika. Dikatakan Rasyad, Menggaet UHAMKA untuk tingkatkan potensial UMRI dilatar belakangi bahwa UHAMKA sudah menjadi universitas besar dan telah  mempromosikan melalui corong Internasional Office (kantor Internasioanal) ke berbagai negara yang ada. Untuk itu diharapkan Pula UMRI dapat dipromosikan.

Untuk itu, Umri juga dalam hal memajukan  akademik, meminta petunjuk dan bimbingan dari UHAMKA, agar UMRI dapat
berkembang lebih pesat dan dikenal semua lapisan masyarakat serta pemerintahan.

Bukan ini saja, lanjut Rasyad. untuk meningkatkan SDM UMRI serta menggali potensi yang ada baik bagi mahasiswa dan dosen, maka dalam waktu dekat UMRI akan datangkan tokoh dari jerman yang fasih menggunakan Bahasa Indonesia dan ahli dalam mengembangkan SDM untuk memberikan bimbingan dan pembelajaran terhadap Dosen dan Mahasiswa UMRI, ujarnya.

Sementara ditempat Yang sama usai menyampaikan diskusi strategi pengembangan UMRI Rektor UHAMKA Prof.Dr. Suyatno, M.Pd mengatakan, Pihaknya sangat berapresiasi terhadap perkembangan UMRI.

UMRI punya potensi yang baik. Dengan memiliki potensi yang baik, maka UMRI harus miliki program unggulan yang dapat memberikan kesan terhadap masyarakat maupun pemerintah. Intinya program keunggulan yang dapat langsung menyentuh masyarakat. Agar mendapatkan tempat dihati mereka, ujarnya.

Dari 13 prodi yang ada di UMRI harus memiliki keunggulan. Dengan demikian civitas akademika akan mengalami kemajuan seiring dengan lahirnya program unggulan tersebut. Untuk program unggulan, apa yang sesuai, tentu akadaemik yang mengusainya. Tentunya disesuaikan dengan potensi apa yang sesuai dengan kedaerahan.

Kerja sama antara UHAMKA dengan UMRI yang dijalin, tak lain hanya untuk membesarkan dan meninggikan UMRI, agar miliki nilai jual dan daya saing yang mantap.

Maka, dari itu, produk untuk kembangkan UMRI hari diberikan kemampuan dan skil yang baik. Bukan hanya berikan kecerdasan intelektual melaui pembelajaran, tapi juga harus diberikan keterampilan lokal kepada mereka. Dan potensi menjadi keterampilan lokal upayakan jadi potensi nasional, kata Suyatno mengarahkan. (ti)

Sumber : www.utusanriau.com, 24 Januari 2012