Pelatihan Keselamatan Laboratorium

Pelatihan Keselamatan LabKegiatan simulasi pemadam kebakaran sangat penting , kegiatan tersebut termasuk dalam rangkaian acara Good Laboratory Practice yang merupakan kerjasama antara Prodi Ilmu Kimia UMRI dengan PT Chevron Pasific Indonesia (CPI). Pelatihan tersebut dilaksanakan selama empat hari, pada hari pertama peserta mendapat materi keselamatan di laboratorium dan pengenalan bahan-bahan kimia yang berbahaya. Hari kedua penanganan masalah kebakaran di lab, apa saja yang menjadi sumber pemicu api, serta bagaimana cara mengatasinya.

Pada hari ketiga pelatihan, peserta diberikan materi tentang bagaimana membuat design lab yang sesuai dengan standar internasional dengankelengkapan peralatan keselamatan, house keeping, dan tata ruang yang baik.

Seluruh materi tersebut disampaikan oleh pegawai PT CPI yang bekerja di bagian Help Environment Savett (HES) dan Technical Suport Laboratorium. Menurutnya, laboratorium di beberapa Universitas masih banayak yag belum sesuai dengan standard an belum terakreditasi ISO. “Laboratorium di Universitas masih sekedar dipakai untuk pembelajaran saja. Jika dipakai untuk uji dan penelitian masih belum layak, karena belum berstandar,” kata Prasetya.

Dalam pelatihan ini, dijelaskan juga bagaimana standar operasional prosedur aktivitas di laboratorium. Termasuk standar aturan keselamatan di laboratorium. Misalnya, tidak boleh makan di laboratorium, tidak boleh merokok, memakai sepatu, kaus tangan, masker, baju praktek, serta peletakan zat kimia yang benar.

Selama ini kecendrungan mahasiswa masih menganggap sepele masalah keselamatan laboratorium. Dari hal sepele bisa mengakibatkan bencana. Bekerja dengan aman atau tidak sama sekali sebelum masuk ke laboratorium.

Dengan pelatihan tersebut diharapkan muncul kesadaran untuk berperilaku aman sebelum memulai sesuatu. Peserta diharapkan mampu memahami dan mempersiapkan diri sebelum masuk ke laboratorium sesuai dengan standar operasional prosedur.

Sementara itu, ketua jurusan Ilmu Kimia Umri, Jufrizal syahri, M.si, pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen. Karena ilmu yang diberikan merupakan ilmu yang tidak semuanya bisa didapat di perkuliahan. Kedepan Umri, Khususnya prodi Ilmu kimia, ingin tetap menjalin kerjasama dengan PT CPI. Dia berharap kegiatan lain bisa kembali diadakan dalam bentuk kegiatan lain.(HUMAS)