Mahasiswa Keperawatan UMRI PKL di Kampar

Mahasiswal UMRI PKLSebanyak 86 mahasiswa D3 ilmu keperawatan universitas Muhammadiyah Riau  (UMRI) jalani praktek kerja lapangan di sejumlah daerah di kabupaten Kampar. Keberangkatan mahasiswa itu dilepas langsung oleh Wakil Rektor I UMRI, Drs Sukarni M.Si di aula kampus Umri pada hari senin 17 januri 2011.

Dalam sambutannya, Sukarni menjelaskan praktek kerja lapangan ini merupakan program yang wajib di ikuti mahasiswa. Kegiatan itu merupakan syarat yang harus dipenuhi ketika mahasiswa akan membuat tugas akhir.

Praktek kerja lapangan merupakan kesempatan mahasiswa untuk mengaktualisasikan ilmu sekaligus untuk melaksanakan Penyuluhan Hidup Sehat kepada warga masyarakat.

Kepala Puskesmas Kampar Kiri Hulu, dr Iswandi mengatakan, mahasiswa harus paham dengan kondisi puskesmas saat ini. Dimana, puskesmas bukan hanya melayani pengobatan saja, tapi juga melakukan pencegahan penyakit dimasyarakat.

Dia menantang mahasiswa untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang bersih dan sehat. Hal itu dapat dilakukan dengan penyuluhan kesehatan. Mahasiswa harus aktif memberi pemahaman kepada setiap warga yang diperolehnya selama kuliah. ” Jika selama ini ilmu yang diberikan hanya teori, saat inilah mahasiswa bisa praktek langsung, “ kata dia.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa bisa berjumpa langsung dengan orang sakit lalu mengaplikasikan cara merawat. Sehingga, kedepannya tidak canggung lagi melakukan hal yang sama.

Sukarni juga meminta mahasiswa menjaga sikap baik selama berada di tengah-tengah masyarakat. Karena, saat dilapangan, mahasiswa tidak membawa identitas diri saja tapi juga latar belakang kampusnya. “masyarakat akan melihat almamater, tempat mahasiswa menuntut ilmu. Jadi jaga sikap dan megaplikasikan ilmunya sebaik mungkin. Tidak hanya diam kerja. Diluar jam kerja pun selalu siap melayani masyakarakat yang membutuhkan,” sebutnya.

Dalam praktek kerja lapangan D3 ilmu keperawatan umri ke-15, mahasiswa ditempatkan di kecamatan Kampar Kiri hulu. Di kecamatan itu, mereka disebar di lima desa, desa Gema, Tanjung Belit, Tanjung Belit Selatan dan Batu Sanggan. Selama praktek kerja lapangan, mahasiswa dibagi perkelompok disetiap Desa. Jumlah orang dalam satu kelompok disesuaikan dengan kondisi desa yang dituju.

Setelah dilepas di kampus, mahasiswa Praktek kerja lapangan langsung menuju kecamatan Kampar Kiri hulu. Disana, rombongan diterima oleh Sekretaris Camat, Jurizal. Dalam sambutannya, jurizal berharap mahasiswa mematuhi norma yang berlaku dimasyarakat setempat. Terutama menghormati tata krama dan adat istiadat lokal.

Pihak kecamatan berharap, kehadiran mahasiswa mempunyai dampak positif bagi masyarakat. Terutama memberi penyuluhan kesehatan. Pasalnya, masyarakat di desa-desa itu masih banyak yang belum menerapkan gaya hidup bersih dan sehat.

Dia juga berharap, penyebaran mahasiswa merata disemua desa. Mahasiswa dituntut bekerja dengan baik dan tidak sekedar datang untuk mengejar penilain. “yang terpenting harus selalu menjalin kerja sama dengan puskesmas” kata jurizal. (Humas)