MAHASISWA UMRI OLAH KULIT JERUK JADI ENERGI LISTRIK

Penelitian Kulit JerukDua mahasiswi Fakultas MIPA Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) berhasil membuat energi listrik dari kulit jeruk (02/04. Mereka adalah Julita dan Hesti. Mereka mendapatkan ide dari internet. Mereka meneliti zat  apa yang terkandung didalam kulit jeruk.

Sebelum mereka meneliti kulit jeruk, dua mahasiswi ini telah pernah membuat baterai dari kulit pisang, kulit pisang dan jeruk ini sama mengandung elektrolit yang mampu menghasilkan energi listrik. Ujar Hesti.

Tahapan yang dilalui oleh mahaiswi tersebut dimulai dengan menghaluskan kulit jeruk terlebih dahulu, sampai kulit tersebut  menjadi seperti  pasta. Kulit jeruk harus dihaluskan terlebih dahulu, agar kandungan mineral atau elektrolik berionisasi dan menghasilkan listrik. Ungkap  Hesti.  
Kemuadian Karbon yang berada dibaterai dikeluarkan, lalau dimasukkan kulit jeruk yang sudah dihaluskan kedalam baterai yang udah dikeluarkan karbonnya, baterai kulit jeruk tersebut dapat menyalakan lampu berukuran 0,5 volt. Dari hasil uji coba dua mahasiswi, lampu  dapat menyala sekitar lima jam.

Selain itu, mereka mencoba  menyalakan jam weker dengan memgunakan baterai kulit juruk, kedua mahasiswi ini belum meneliti seberapa besar arus listrik yang dihasil kan oleh baterai kulit jeruk tersebut.

Dikatakan masih banyak kekurang dari hasil penelitian ini, kulit jeruk bisa dipakai harus kulit jeruk yang masih mengandung air dan kulit jeruk yang masih segar. Kulit jeruk yang dimasuk kedalam baterai, cepat menjadi kering, sehinga baterai tak dapat mengantarkan arus listrik.
“kita berdua mencoba meneliti, bagai mana pasta kulit jeruk yang telah dimasukan kedalam baterai dapat bertahan lama dan tak mudah kering”.  Tambahnya.

Rencananya, hasil penemuan ini akan dipameranakan di ajang kreativitas mahasiswa, sabtu ( 9 / 4 ) di Alam mayang. Kita akan menunjukkan kepada masyarakat, bahwa sesuatu yang dianggap yang tidak berguna itu dapat dimanfaatkan,  ujarnya. Humas