Workshop Penyusunan Angka Kredit Jabatan Funsional Dosen

UNTUK meningkatkan wawasan dosen dalam memahami aturan dan penyusunan angka kredit jabatan fungsional dosen perguruan tinggi swasta sabtu (16/06), Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam & Kesehatan bekerjasama dengan Aptisi Wilayah X-B & Kopertis Wilayah X menggelar “Workshop Penyusunan Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen Perguruan Tinggi Swasta”. 

Tujuan diadakan kegiatan tersebut yaitu, 1) Tercapaianya kelancaran kenaikkan pangkat/jabatan bagi tenaga pengajar; 2) dalam rangka menjamin pembinaan karier tenaga pengajar.; 3) Meningkatkan profesionalisme tenaga pengajar, demikian diungkapkan oleh Ketua Pelaksana Workshop Penyusunan Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen Perguruan Tinggi Swasta Ir. Indra Hasan, MT.

Diklat yang berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Riau, diikuti oleh dosen dari berabagai perguruan tinggi swasta di Propinsi Riau. Acara ini dibuka lansung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Riau Dr.Syafruddin Nasution, M.Sc.

Rektor Umri dalam sambutannya mengatakan, bahwa ketika kita memilih dosen sebagai profesi kita maka Tri Dharma perguruan tinggi mengajar, meneliti dan mengabdi menjadi suatu keniscayaan. Kenaikan pengkat  merupakan urusan individu, universitas tidak bisa membantu saudara (dosen) bilamana kum yang seharusnya terpenuhi tidak tercukupi. Jika kita mau, sangat banyak yang bisa kita teliti, penelitian hibah bersaing, hibah pasca, kajian wanita dll.  Sebab, salah satu indikator prestasi seorang dosen ditentukan oleh angka kredit yang diperoleh ujar lulusan The Queen’s University Northern Ireland.

Narasumber dari pelatihan ini adalah Ka.SuBag Kepegawaian Kopertis Wilayah X –           Yandri.A, SH, MH. Pelatihan ini cukup menarik, terbukti dengan betahnya para peserta untuk mendengarkan materi mulai dari pagi sampai siangnya.

Blog Attachment